Ada dua jenis batu bata yang standar untuk membangun rumah. Ada batu bata merah konvensional dan ada produk modern terbaru yaitu Bata Hitam Premium Reclea Brick®.
Sekilas keduanya memang terlihat sama-sama digunakan untuk membuat dinding. Namun jika diperhatikan lebih dalam, ternyata terdapat banyak perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan ini bisa terlihat mulai dari ukuran, kekuatan, hingga efisiensi biaya pembangunan.
Berikut 6 perbedaan bata hitam vs bata merah yang jarang diketahui.
1. Ukuran Bata Hitam Lebih Besar
Salah satu perbedaan paling terlihat adalah ukuran bata.
Bata Hitam Premium Reclea Brick® memiliki ukuran sekitar 21x10x5 cm, sedangkan bata merah konvensional umumnya berukuran sekitar 17x8x4 cm.
Karena ukurannya lebih besar, kebutuhan bata untuk setiap meter persegi dindingpun menjadi lebih sedikit.
Bata hitam: sekitar 68 keping per m²
Bata merah: sekitar 80 keping per m²
Hal ini membuat proses pemasangan menjadi lebih cepat dan efisien.
2. Bentuk Bata Hitam Lebih Presisi
Batu bata merah tradisional seringkali memiliki ukuran dan bentuk yang tidak seragam karena proses produksinya masih banyak dilakukan secara manual.
Sebaliknya, Bata Hitam Premium diproduksi dengan teknologi tinggi dari negara maju sehingga setiap keping memiliki bentuk yang lebih konsisten, presisi dan siku.
Keunggulan ini membuat hasil dinding menjadi lebih rapi, lurus, pengerjaan lebih cepat, serta ketika menjadi dinding akan minim retakan.
3. Penggunaan Semen Jauh Lebih Hemat
Perbedaan lain yang cukup besar terletak pada kebutuhan semen.
Pada bata merah, ketebalan spesi semen biasanya mencapai 2-3 cm. Sedangkan pada bata hitam premium, spesi yang dibutuhkan hanya sekitar 0,5 cm. sangat jauh berbeda, bisa menghemat semen hingga 70%.
Dalam praktiknya
Artinya, penggunaan semen bisa lebih hemat hingga 70%.
4. Bata Hitam Lebih Kuat dan Kokoh
Bata Hitam Premium Reclea Brick® memiliki struktur yang lebih padat dan daya tekan yang lebih tinggi dibandingkan batu bata merah biasa.
Material ini telah melalui proses produksi yang lebih terkontrol sehingga tidak mudah retak atau hancur. Hal ini juga telah teruji di laboratorium dan sudah terbukti di lapangan. Kalian akan membuat bangunan menjadi lebih kokoh dan tahan lama.
5. Suhu Ruangan Lebih Sejuk
Tidak banyak yang mengetahui bahwa jenis material dinding juga memengaruhi suhu ruangan. Bata hitam premium memiliki kemampuan thermal mass atau menahan panas lebih baik dibanding batu bata merah biasa sehingga suhu ruangan terasa lebih stabil dan sejuk. Bahkan, tingkat kesejukan ruangan dapat meningkat hingga sekitar 25% dibandingkan penggunaan bata merah konvensional.
6. Bata Hitam Lebih Cepat Saat Diplester
Pada batu bata merah, dinding biasanya perlu disiram terlebih dahulu sebelum diplester karena daya serap airnya cukup tinggi.
Berbeda dengan Bata Hitam Premium yang tidak perlu disiram sebelum proses plesteran. Hal ini membuat pekerjaan menjadi lebih praktis dan menghemat waktu pengerjaan.
Selain itu, daya rekat plesterannya juga lebih baik sehingga hasil akhir menjadi lebih kuat dan rapi.
Jadi, Mana yang Lebih Baik?
Pemilihan material tentu kembali pada kebutuhan dan anggaran masing-masing. Namun jika Anda menginginkan material yang lebih modern, presisi, kuat, hemat semen, dan lebih nyaman untuk hunian, maka Bata Hitam Premium Reclea Brick® bisa menjadi pilihan yang sangat menarik.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, tidak heran jika bata hitam premium kini semakin banyak digunakan pada proyek rumah modern, perumahan, hingga bangunan komersial.
Tertarik menggunakan Bata Hitam Premium Untuk Membangun Rumah Anda?
Konsultasikan kebutuhan material Anda bersama tim kami — dapatkan rekomendasi terbaik untuk proyek Anda secara gratis.
📲 @bataramahlingkungan.id