Pernah terpikir dari mana asal batu bata dan genteng yang menyusun rumah banyak penduduk kita?
Di balik bangunan yang tampak kokoh, sering kali ada cerita panjang seperti tanah yang dikeruk, savana yang hilang, dan bukit yang terpotong.
Di banyak wilayah Indonesia, tanah liat masih menjadi bahan utama batu bata merah konvensional dan genteng. Masalahnya, proses pengambilannya kerap dilakukan tanpa pemulihan lahan yang layak.
Apakah Berbahaya?
Ketika tanah terus digali, lapisan subur yang seharusnya menyimpan air dan unsur hara ikut hilang. Dampaknya tidak main-main sob. Daya serap tanah menurun, aliran air hujan jadi tidak terkendali, dan risiko banjir serta longsor meningkat. Dalam jangka panjang, lingkungan sekitarnya bakal terasa menjadi lebih panas, kering di musim kemarau, dan rawan bencana di musim hujan.
Ironisnya, semua itu terjadi demi memenuhi kebutuhan material bangunan. Padahal sobat Reclea Brick, membangun rumah seharusnya menjadi upaya menciptakan kenyamanan hidup, bukan justru menambah masalah baru bagi alam dan lingkungan sekitar. Karena itu, cara kita memilih material hari ini akan sangat menentukan kondisi lingkungan di masa depan.
Tidak sedikit kita lihat bencana yang terjadi diakibatkan oleh lingkungan alam yang tidak lagi baik. Banyak hutan gundul, tambang dimana-mana, alih fungsi lahan hijau, dll. Itu semua menjadi boomerang bagi kita semua makhluk hidup.
Di sinilah pentingnya beralih ke solusi yang lebih bertanggung jawab. Salah satu contohnya adalah Bata Hitam Premium Reclea Brick. Berbeda dengan batu bata merah konvensional yang berasal dari tanah liat tambang, Bata Hitam Premium Reclea Brick diproduksi dari material khusus daur ulang. Artinya, tidak ada lahan produktif yang dirusak demi menghasilkan bata ini. Menjaga alam adalah kontribusi utama dalam hal ini, apalagi batu bata menjadi salah satu material utama dalam membangun rumah.
Selain ramah lingkungan, Bata Hitam Premium Reclea Brick juga dirancang lebih kuat, lebih presisi, lebih kokoh, dan lebih hemat. Ukurannya yang seragam dan tiap sikunya yang presisi dapat membuat pemasangan lebih rapi, dan kebutuhan semen juga lebih sedikit. Kelebihan bata hitam ini dapat kamu pelajari lebih lanjut di website www.bataramahlingkungan.co.id
Jadi, ketika kamu membangun rumah menggunakan bata hitam premium ini, kamu bukan hanya ikut menjaga alam, tapi juga menghemat biaya serta menciptakan rumah yang nyaman.
Membangun rumah di era sekarang bukan lagi sekadar kuat dan murah. Ada tanggung jawab besar di dalamnya, termasuk bagaimana kita membangun tanpa merusak tempat kita berpijak.
Untuk itu, eksploitasi tanah untuk bahan bangunan telah kita ketahui memang membawa dampak serius bagi lingkungan. Sudah saatnya kita memilih material yang lebih bijak. Dengan menggunakan Bata Hitam Premium Reclea Brick, kita bisa tetap punya rumah yang kokoh sekaligus berkontribusi menjaga alam Indonesia.