Kenapa Batu Bata Merah Perlu Disiram Sebelum Diplester?

Konstruksi & Material Bangunan Ā· 5 menit baca

Kenapa Batu Bata Merah Perlu Disiram Sebelum Diplester?
Source: bangun rumah
Pahlawan Bumi
2026-04-06

Bagi sebagian orang yang pernah melihat proses pembangunan rumah, mungkin sedikit heran kenapa tukang bangunan selalu menyiram batu bata merah sebelum dilakukan proses plesteran.

Ternyata Hal ini bukan tanpa alasan, karena ternyata langkah sederhana tersebut memiliki pengaruh besar terhadap kekuatan dan ketahanan dinding dalam jangka panjang.

yuk kita bahas disini šŸ‘‡

Batu bata merah memiliki sifat daya serap air yang cukup tinggi. Artinya ketika batu bata dalam kondisi kering lalu langsung diberikan adukan semen, air yang terdapat dalam campuran semen tersebut akan cepat diserap oleh batu bata. Nah ini mengakibatkan campuran semen menjadi kehilangan kadar air yang seharusnya dibutuhkan untuk proses pengikatan secara maksimal.

Jika hal ini terjadi, plesteran tidak akan menempel dengan sempurna pada permukaan batu bata. Dalam banyak kasus, dinding bisa mengalami retak, plesteran mudah lepas, atau bahkan dinding terlihat bergelombang. Inilah alasan kenapa sebelum proses plester dimulai, tukang biasanya akan menyiram batu bata merah terlebih dahulu hingga cukup lembap dan siap diplester.

Dengan kondisi batu bata yang sudah menyerap air sebelumnya, maka saat plesteran diaplikasikan, air dari adukan semen tidak langsung tersedot habis. Hal ini membuat proses pengikatan menjadi optimal, sehingga plesteran bisa menempel lebih kuat dan tahan lama. Tetapi proses ini cukup memakan waktu pengerjaan sob.Ā 

Namun di sisi lain, proses ini juga menunjukkan adanya kelemahan dari batu bata merah itu sendiri, yaitu tingkat penyerapan air yang tinggi. Selain membutuhkan langkah tambahan seperti penyiraman, penggunaan batu bata jenis ini juga cenderung lebih boros dalam penggunaan semen karena daya rekatnya tidak seefisien material yang lebih modern.

Seiring berkembangnya teknologi material bangunan, kini ada alternatif yang menawarkan solusi lebih praktis dan efisien, salah satunya adalah Bata Hitam Premium Reclea BrickĀ®. Berbeda dengan batu bata merah, bata hitam ini memiliki struktur yang lebih padat, sehingga tidak menyerap air secara berlebihan.

Hal ini membuat proses plesteran menjadi jauh lebih praktis karena tidak memerlukan proses penyiraman terlebih dahulu. Adukan semen dapat menempel dengan baik tanpa khawatir kehilangan kadar air secara drastis, sehingga hasil plesteran menjadi lebih kuat dan rapi. Plesteran dapat menempel sempurna dan optimal tanpa harus membuang waktu untuk penyiraman.

Kalau mau lebih hemat, kamu bisa banget mulai dari memilih material dinding yang punya daya rekat bagus dan stabil, seperti Bata Hitam Premium Reclea BrickĀ®. Bata Hitam Premium ini punya keunggulan yang lebih banyak dibandingkan batu bata merah biasa. Untuk keunggunalan lengkapnya, kalian bisa banget cek langsung di website resmi mereka disini šŸ‘‰ www.bataramahlingkungan.co.id

Ditambah lagi, bata hitam premium ini terkenal juga karena ia ramah lingkungan. Proses produksinya yang menggunakan teknologi tinggi dari negara maju membuatnya jadi pilihan yang tepat untuk setiap rumah dan bangunan.

Selain itu, ukuran bata hitam premium yang lebih besar dan presisi juga membantu mengurangi kebutuhan semen secara keseluruhan. Dengan jumlah sambungan yang lebih sedikit, penggunaan adukan menjadi lebih hemat, sekaligus mempercepat proses pengerjaan di lapangan. Spesi semen yang diperlukan hanya 0,5 cm saja!. Sangat berbeda jauh dengan batu bata merah yang memerlukan 2 hingga 3 cm.

Tentunya setiap dari kita menginginkan yang terbaik. Untuk itu, pilihlah material bangunan terbaik untuk rumah kalian. Pilihan yang tepat dan hemat untuk dinding bangunanmu adalah Bata Hitam Premium Reclea BrickĀ® yang lebih kuat, kokoh, lebih hemat, ramah lingkungan, serta dapat membuat bangunan lebih sejuk 25%. Cek selengkapnya diĀ www.bataramahlingkungan.co.id



CopyRight © 2026 Recleabrick. All Rights Reserved designed by Ninjafly.id