Apa Itu Bekisting? Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Konstruksi & Material Bangunan · 5 menit baca

Apa Itu Bekisting? Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya
Source: bekisting
Pahlawan Bumi
2024-11-29

Hai sobat Reclea Brick. Kalau kamu sedang atau akan membuat bangunan, ada satu istilah yang pasti sering banget kamu dengar, yaitu bekisting. Istilah tersebut masih terdengar asing bagi banyak orang. Buat yang belum tahu atau masih penasaran apa itu bekisting, yuk kita bahas bareng-bareng supaya makin banyak ilmu. Siapa tahu info ini bisa jadi bekal untuk proyek-proyek masa depanmu.

Pengertian Bekisting

Bekisting adalah cetakan sementara yang digunakan untuk membentuk beton segar agar memiliki bentuk sesuai dengan desain yang diinginkan. Setelah beton mengeras dan cukup kuat, bekisting ini akan dilepas atau dibongkar.

Bayangkan saat membuat agar-agar. Kamu butuh cetakan agar hasilnya berbentuk hati, kotak, atau bintang kan? Nah, prinsip bekisting mirip seperti itu, hanya saja digunakan untuk beton yang beratnya luar biasa dan harus kuat menahan beban besar.

Fungsi Bekisting

Setelah tau pengertiannya, mari kita bahas fungsi bekisting. Jadi, apa sih fungsi utama bekisting? Ini dia beberapa fungsi bekisting yang wajib kamu tau.:

1. Membentuk Struktur Beton

Bekisting adalah kunci utama untuk memberikan bentuk pada beton, seperti kolom, balok, dinding, ataupun lantai. Bentuk yang ditata rapi dan presisi akan memengaruhi kekuatan dan nilai bangunan.

2. Menahan Beban Beton

Saat beton baru dituangkan, kondisinya masih cair dan berat.Nah, bekisting ini membantu menahan beban hingga beton mengeras dan dapat berdiri sendiri.

3. Memberikan Keamanan dalam Proses Pembangunan

Karena beton memiliki beban besar, bekisting yang ditata secara tepat akan memastikan bahwa proses pengecoran berjalan aman tanpa risiko beton tumpah atau runtuh.

Jenis-Jenis Bekisting

Nah, bagi yang belum tahu, bekisting ini ternyata ada banyak jenisnya loh. Setiap jenis punya fungsi dan kelebihan masing-masing. Yuk, kita kenalan dengan beberapa jenis bekisting yang paling sering digunakan dalam dunia pertukangan.

1. Bekisting Kayu

Kelebihan:

Bekisting kayu adalah jenis yang paling sering digunakan karena mudah dibentuk dan fleksibel. Materialnya mudah didapat dan cocok untuk proyek kecil seperti rumah atau bentuk yang rumit.

Kekurangan:

Sayangnya, bekisting kayu kurang tahan lama, hanya bisa digunakan beberapa kali sebelum rusak.

2. Bekisting Baja

Kelebihan:

Bekisting ini sangat kuat, tahan lama, dan cocok untuk proyek besar. Selain itu hasil akhirnya biasanya lebih presisi.

Kekurangan:

Biaya awalnya lebih mahal, dan lebih berat dibanding bekisting kayu, jadi memerlukan alat tambahan untuk pemasangan.

3. Bekisting Plastik

Kelebihan:

Ringan, tahan air, dan mudah dibersihkan. Cocok untuk proyek-proyek yang ingin menghemat waktu.

Kekurangan:

Kurang fleksibel untuk bentuk yang rumit.

4. Bekisting Aluminium

Kelebihan:

Material ini ringan tapi kuat, membuatnya lebih mudah dipasang dibanding baja. Umur pemakaiannya juga cukup panjang.

Kekurangan:

Harganya relatif mahal untuk proyek skala kecil.

5.Bekisting Permanen (Stay-in-Place)

Kelebihan:

Tidak perlu dibongkar karena langsung menjadi bagian dari struktur bangunan. Biasanya digunakan untuk proyek-proyek khusus seperti jembatan.

Kekurangan:

Biayanya lebih tinggi dibanding bekisting konvensional.

Proses Pemasangan Bekisting

Oke sekarang kita akan membahas mengenai pemasangan bekisting. Memasang bekisting itu nggak bisa asal-asalan loh guys. Ada beberapa tahap penting yang harus dilakukan. Yuk kita bahas:

-Persiapan Area

Pastikan area kerja bersih untuk memaksimalkan hasil pekerjaan..

-Pemasangan Struktur Penopang

Setelah area bekisting dirasa tepat. Saatnya memasang struktur penopang bekisting. Struktur ini harus kuat untuk menahan tekanan beton yang akan dimuat kedalam bekisting.

-Pengecekan Kestabilan

Sebelum menuangkan beton, pastikan bekisting sudah stabil, kuat, dan tidak bergeser.

-Tuang Beton

Tahap ini yang menjadi tujuan utama pemasangan bekisting, yaitu menuangkan beton yang telah diaduk ke dalam bekisting. Setelah dituang, beton juga perlu diratakan agar tidak mengendap udara didalamnya. Para tukang biasanya akan menggunakan vibrator untuk meratakan beton didalam bekisting.

-Pembongkaran

Setelah proses tadi selesai, sampailah kita pada hasil akhir yang ditunggu-tunggu. Yaitu pembongkaran bekisting. Setelah beton cukup keras, bekisting bisa dilepas dengan hati-hati agar tidak merusak permukaan beton.

 

Jadi gimana sobat Reclea Brick? Sudah paham kan apa itu bekisting?

Bekisting menjadi elemen penting dalam dunia pembangunan yang bertugas membentuk beton agar sesuai desain dan memberikan keamanan selama proses pengecoran. Ada berbagai jenis bekisting yang bisa kamu pilih, mulai dari kayu, baja, hingga plastik, tergantung kebutuhan proyekmu.

 



CopyRight © 2026 Recleabrick. All Rights Reserved designed by Ninjafly.id