Pembakaran Tanah Liat Menjadi Batu Bata Merah Menghasilkan Berapa Banyak Emisi Karbon?

Konstruksi & Material Bangunan · 5 menit baca

Pembakaran Tanah Liat Menjadi Batu Bata Merah Menghasilkan Berapa Banyak Emisi Karbon?
Source: emisi karbon co2
Pahlawan Bumi
2026-10-19

Kalian pasti sangat familiar dengan batu bata merah. Batu bata merah merupakan salah satu material yang banyak digunakan dalam pembangunan rumah. Namun tahukah kalian, proses produksinya membutuhkan pembakaran tanah liat pada suhu tinggi yang menggunakan energi panas tinggu dan menghasilkan emisi karbon yang juga tinggi?

Penasaran berapa banyak emisi yang dihasilkan dari proses tersebut? Mari kita bahas

Berapa Emisi Karbon dari Produksi Batu Bata Merah?

Jumlah emisi karbon bergantung pada bahan bakar, teknologi tungku, dan proses produksinya. Tetapi pada umumnya proses produksi masih menggunakan cara konvensional dengan kayu sebagai bahan bakarnya.

Sebuah penelitian mengenai produksi batu bata merah memperkirakan jejak karbon sekitar 195 gram CO₂ per kilogram batu bata, termasuk kontribusi dari pembakaran bahan bakar kayu hingga transportasi bahan baku. Artinya untuk setiap satu ton batu bata, jejak karbonnya dapat mencapai sekitar 195 kg CO₂ berdasarkan studi tersebut.

Angka ini merupakan hasil penelitian pada kondisi tertentu, sehingga tidak bisa langsung dianggap sebagai angka pasti untuk seluruh produsen batu bata merah, tetapi menurut penelitian tersebut, dapat kita simpulkan range emisi karbon yang dihasilkan kurang lebih adalah 195 gram CO₂ per kilogram batu bata

Mengapa Proses Pembakaran Menjadi Perhatian?

Proses pembakaran membutuhkan energi dalam jumlah besar. Jika menggunakan kayu atau bahan bakar fosil, proses ini dapat melepaskan karbon dioksida serta polutan lain ke udara. Besarnya emisi tetap dipengaruhi oleh jenis bahan bakar, efisiensi tungku, dan lama pembakarannya, hal ini karena setiap daerah terkadang memiliki teknik ataupun caranya sendiri.

Karena emisi karbon yang besar, penting untuk kita mengetahui dampaknya karena mengurangi penggunaan energi dalam produksi material bangunan menjadi salah satu langkah yang dapat membantu menekan dampak lingkungan dari pembangunan.

Alternatif Material Dinding Rendah Emisi Karbon

Saat ini, sudah ada teknologi yang mengembangkan solusi alternatif yang lebih ramah lingkungan demi keberlangsungan alam untuk masa depan. Salah satu pendekatan yang dapat dipertimbangkan adalah menggunakan material dinding yang tidak memerlukan proses pembakaran batu bata seperti pada metode konvensional.

Ada material yang sudah semakin populer dan sudah terbukti serta teruji di laboratorium lebih unggul dibandingkan batu bata merah konvensional. Material tersebut adalah Bata Hitam Premium Reclea Brick®.

Bata Hitam Premium Reclea Brick® adalah alternatif batu bata yang diproduksi tanpa melalui proses pembakaran dan memanfaatkan FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) sebagai bagian dari bahan bakunya.

Mengapa ini menjadi alternatif yang lebih unggul?

Karena Bata Hitam Premium diproduksi menggunakan teknologi tinggi dari negara maju yang lebih ramah lingkungan. Hasil dari teknologi ini adalah kepingan batu bata yang lebih baik dari segi kekuatan, daya tekan, daya serap air, bentuk, kepadatan, serta kehematannya dalam penggunaan semen. Teknologi ini memungkinkan pembangunan dapat lebih hemat biaya hingga 70% dibandingkan menggunakan batu bata merah konvensional.

mengurangi emisi karbon dengan save earth

Proses produksi tanpa pembakaran membantu menghindari emisi langsung dari pembakaran bata di tungku. Dapat dipastikan, emisi karbon yang dihasilkan oleh Bata Hitam Premium Reclea Brick® jauh lebih rendah daripada batu bata merah konvensional.

Terlebih lagi Bata Hitam Premium ini sudah memperoleh berbagai penghargaan dan sertifikat, salah satunya adalah sertifikat GOLD GREEN LABEL selama 5 tahun berturut-turut. Hingga menjamin keamanan dan keberlanjutan lingkungan dari material ini.

Memilih material bangunan bukan hanya soal kekuatan dan biaya, tetapi juga bagaimana material tersebut diproduksi. Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, kita dapat mengambil langkah menuju pembangunan yang lebih memperhatikan lingkungan.

Bersama Reclea Brick® — Berani Berubah Menjadi Lebih Baik!

Ingin bangun rumah lebih ramah lingkungan, lebih hemat, lebih kuat, lebih kokoh, dan lebih sejuk ?

Konsultasikan kebutuhan material Anda bersama tim kami — dapatkan rekomendasi terbaik untuk proyek Anda secara gratis.

📲 @bataramahlingkungan.id


CopyRight © 2026 Recleabrick. All Rights Reserved designed by Ninjafly.id